Malam Selikuran di kawasan Gunung Sumbing, Dusun Cepit, Desa Pager Gunung merupakan tradisi yang rutin dilaksanakan masyarakat sebagai bentuk refleksi spiritual dalam menyambut malam-malam terakhir bulan suci Ramadan.
Kegiatan ini biasanya diisi dengan doa bersama, kirab atau arak-arakan obor, pembacaan shalawat, serta berbagai ritual keagamaan yang mencerminkan nilai keislaman dan kearifan lokal. Suasana khidmat dan penuh kebersamaan terasa kuat, di mana warga dari berbagai kalangan berkumpul untuk mempererat tali silaturahmi.
Selain sebagai kegiatan religius, Malam Selikuran juga menjadi daya tarik budaya yang memiliki potensi wisata. Keindahan alam lereng Gunung Sumbing yang berpadu dengan cahaya obor dan nuansa tradisi menjadikan acara ini semakin menarik dan berkesan, sekaligus menjadi upaya promosi wisata berbasis budaya dan religi.
DINBUDPAR