Temanggung – Menjelang musim libur panjang sekolah, pihak pengelola Situs Purbakala Liyangan yang terletak di Desa Purbosari, Kecamatan Ngadirejo, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, mulai bersolek. Berbagai persiapan intensif dilakukan demi memberikan pelayanan terbaik dan kenyamanan ekstra bagi para wisatawan yang diprediksi akan melonjak.
Selain untuk menciptakan suasana yang nyaman, bersih, dan asri, pihak pengelola Situs Liyangan kini menggiatkan aksi bersih-bersih area situs hingga tiga kali dalam sehari. Langkah ini diambil guna memastikan seluruh kawasan cagar budaya tetap steril dan sedap dipandang mata sepanjang hari.
Berdasarkan pantauan di lokasi pada Selasa (9/6/2026), situs pemukiman zaman Mataram Kuno tersebut memang terlihat sangat rapi dan bersih. Sisa-sisa reruntuhan batu candi, area petirtaan, hingga jalur pejalan kaki tampak terawat bebas dari sampah plastik maupun guguran daun liar.
"Kami ingin memberikan kesan terbaik bagi pengunjung, terutama anak-anak sekolah yang memanfaatkan momen liburan untuk belajar sejarah di sini. Dengan pembersihan tiga kali sehari, kenyamanan dan keasrian lingkungan situs akan selalu terjaga dari pagi hingga sore," ujar Pak Ong salah satu petugas pengelola Situs Liyangan.
Situs Liyangan selama ini dikenal sebagai salah satu destinasi wisata edukasi sejarah yang unik di Temanggung, karena menyajikan kompleks pemukiman, tempat ibadah, sekaligus lahan pertanian dari abad ke-9 yang sempat terkubur material vulkanis Gunung Sindoro.
Dengan wajah situs yang kini semakin bersih dan tertata, pihak pengelola optimistis Situs Liyangan siap menjadi magnet wisata yang ramah, aman, dan mengedukasi selama libur panjang sekolah tahun ini.
DINBUDPAR