TEMANGGUNG – SMK Bhumi Phala Parakan, atau yang akrab dikenal dengan branding "Mipha Moncer", kembali menunjukkan komitmen nyatanya dalam menjaga kelestarian warisan leluhur. Selama dua hari berturut-turut, mulai Sabtu (13/6/2026) hingga Minggu (14/6/2026), sekolah kejuruan bergengsi di Kabupaten Temanggung ini sukses menggelar festival kesenian bertajuk Jagra Budaya IV.
Mengusung tagline "Wiraga Sangkara Bhumi Phala", gelaran ini merupakan agenda rutin yang diselenggarakan setiap akhir semester. Kegiatan ini menjadi panggung kreativitas sekaligus ujian praktik apresiasi seni bagi seluruh siswa kelas X (sepuluh) yang terbagi dalam 20 kelas.
Dalam kesempatan membuka acara tersebut, Supriyanto selaku Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Temanggung menyampaikan dalam dambutannya, bahw pihaknya sangat bangga dan kagum terhadap Seluruh Guru dan Kepala SMK Bhumi Phala Parakan yang telah ikut serta melestarikan (nguri-uri) kebudayaan di Kabupaten Kabupaten Temanggung. Dengan adanya Jagra Budaya IV ini adalah untuk menanamkan rasa cinta tanah air dan melestarikan kebudayaan lokal di kalangan generasi muda. Di tengah gempuran modernisasi, para siswa justru ditantang untuk menggali, mempelajari, dan menampilkan kembali kekayaan seni tradisional.
"Melalui tema Wiraga Sangkara Bhumi Phala, kami berharap anak-anak tidak hanya bergerak (wiraga), tetapi juga membawa kebaikan dan kemuliaan (sangkara) bagi bumi pertiwi, khususnya Temanggung (Bhumi Phala). Dan mampu mencetak generasi yang cerdas secara akademik namun tetap mengakar pada budaya lokal," tegasnya dalam sambutan.
Dengan suksesnya Jagra Budaya IV ini, SMK Bhumi Phala Parakan membuktikan bahwa ruang ekspresi seni di lingkungan sekolah mampu menjadi benteng pertahanan budaya yang efektif bagi generasi Z. Acara ditutup dengan apresiasi tinggi dari seluruh warga sekolah dan orang tua murid yang hadir memadati area sekolah.
DINBUDPAR